ASUS Segera Hadirkan Laptop Gaming G60 Tercanggihnya

Tak mau kalah dengan produsen lainnya, yang sukses menghadirkan laptop gaming di pasaran dengan desain yang keren dan juga spesifikasi yang tinggi,

Menuntun Anak Melalui Jalan Berliku Online

Mencuatnya berita mengenai bahayanya situs jejaring sosial seperti Facebook akhir-akhir ini kian mempertegas perlunya partisipasi intensif orang tua untuk melindungi anak-anak mereka dalam pergaulan dunia maya.

NetBook Lebih Baik dari iPad ?

Info teknologi Komputer kali ini akan membahas sebuah pilihan yang cukup sulit bagi teman-teman semua yaitu Netbook lebih baik dari iPad ?.

Ponsel Android Motorola Devour A555 Kini Masuk Dalam Jajaran Produk Yang Dipasarkan Verizon

Meski terbilang baru, tapi perangkat Android telah banyak menyita perhatian bagi berbagai produsen perangkat mobile untuk mengembangkannya. Perkembangannyapun berlahan-lahan mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan akhir-akhir ini.

Pengertian Blog: Apa itu Blog?

Beberapa waktu yang lalu saya menulis artikel mengenai perbedaan antara blog dengan website, nah pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan khusus membahas pengertian blog.

Rabu, 12 Oktober 2011

Menuntun Anak Melalui Jalan Berliku Online


Mencuatnya berita mengenai bahayanya situs jejaring sosial seperti Facebook akhir-akhir ini kian mempertegas perlunya partisipasi intensif orang tua untuk melindungi anak-anak mereka dalam pergaulan dunia maya.

Hal pertama yang harus disadari banyak orang tua adalah anak-anak mereka akan selalu memiliki akses ke internet, seberapapun mereka berusaha mengendalikan apa yang anak-anak mereka lakukan dan lihat di dunia maya itu.

sebelumnya saya juga pernah membahasnya lengkap dengan tutorialnya sekaligus di artikel saya yang berjudul "Tips keamanan bikim Email  untuk anak - anak".  selain itu banyak cara untuk melindungi anak dalam berinternet (di tulis oleh www.t1to.com). Silahkan membacanya terlebih dahulu dan sangat bermanfaat apabila di praktekan.apa lagi prorgamnya gratis. (hehehehehehe promosi dikit nih) "Klik Disini jika ingin membacanya".



Anak-anak selalu memiliki rasa ingin tahu yang amat tinggi dan cerdik. Mereka akan mendapatkan akses ke internet bila mereka mau. Tergantung dari umur anak itu, mereka pasti memiliki akes ke internet yang tidak semua bisa anda kendalikan.

Dari mulai komputer sekolah, perpustakaan, komputer teman-teman mereka dan alat-alat komunikasi mobile seperti telepon selular, juga konsol permainan yang tersambung ke internet seperti Xbox dan Wii -- mereka pasti memiliki jalan untuk mendapatkan akses Internet.

Hanya di rumah orang tua memiliki kendali terhadap kehidupan online anak-anak mereka, dan para orang tua harus memanfaatkan saat-saat tersebut untuk melindungi anak-anak mereka. Ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan untuk memaksimalisasi perlindungan yang dapat diberikan pada anak-anak yang making sering bergaul di dunia maya.

Orang tua harus mau berdialog secara jujur dan terbuka dengan anak-anak mereka mengenai ancaman yang menunggu mereka di internet. Pastikan juga semua komputer di rumah Anda dan semua alat-alat komunikasi mobile Anda telah dilindungi perangkat lunak keamanan yang termutakhir.

Bicaralah dengan anak-anak Anda tentang bahaya yang menanti mereka di internet dan kenapa anda, sebagai orang tua, berusaha melindungi mereka. Libatkanlah diri anda dalam kehidupan online anak-anak anda, dan perbincangkanlah dengan terbuka pengalaman mereka di sana.

Pastikan Anda memiliki aturan yang jelas mengenai kapan mereka bisa online, situs-situs apa saja yang bisa mereka kunjungi dan berapa lama mereka boleh online. Pastikan anak-anak Anda mengerti semua aturan ini.

Orang tua juga harus mengenali ancaman yang paling sering muncul di internet seperti:
  • Malware atau piranti perusak seperti virus, trojan, worm dan rootkit
  • Konten-konten ilegal seperti file-file yang melanggar hak cipta.
  • Misrepresentasi yang sering terjadi di situs jejaring sosial seperti Facebook dan MySpace. Banyak orang yang menggunakan identitas palsu untuk menjerat anak-anak anda.
  • Pornografi.

Untuk mengatasi ancaman ini, orang tua bukan hanya tinggal mengunduh piranti keamanan. Tapi juga harus mengambil beberapa langkah bijaksana. Salah satu caranya adalah dengan memulai memahami piranti yang dapat membantu anda mengendalikan kehidupan online anak-anak. Piranti ini biasanya terbagi dalam tiga kategori:
  1. Content Filtering – yaitu piranti yang dapat menghentikan akses anak anda terhadap isi suatu situs yang tidak diinginkan.
  2. Fitur penggunaan – yaitu piranti yang dapat membatasi waktu yang dihabiskan anak-anak anda di Internet.
  3. Monitoring – yaitu piranti yang dapat membantu anda mengawasi kehidupan online anak-anak Anda.

Tapi ada cara lain lagi yang pernah di tulis di sini tentang  melindungi anak ketika mereka bermain atau online di Internet. cara yang satu ini juga sangat efektif dimana para oarang tua bisa mengatur apa yang boleh dan tidak boleh di akses oleh sianak termasuk mengatur email yang masuk dan mengatur berapa jam anak tersebut bisa menggunakan internet dalam kesehariannya. Postingan yang berjudul "Tips keamanan Bikin e-mail untuk anak- anak" rasanya tidak ada salahnya lagi di baca dan dipraktekan kembali dengan keadaan dunia internet yang semakin menggila dan banyak yang memanfaatkan Internet sebagai sisi negative bukan sebagai sebagai suatu kemajuan teknologi yang bisa di manfaatkan. Di "Tips keamanan Bikin e-mail untuk anak- anak" lengkap dengan tutorial bagaimana orang tua bisa mengeset komputer yang akan di gunakan anak untuk berinternet. termasuk memblokir situs - situs  yang di anggap tidak bermanfaat.

source by :
* Phil Zamfino adalah Senior Product Manager AVG Technologies.
* H.Tito Adithya Taufikorrachman owner http://t1to.com & http://www.t1to.co.cc

ASUS Segera Hadirkan Laptop Gaming G60 Tercanggihnya


asus-g60-06-25-09 

Tak mau kalah dengan produsen lainnya, yang sukses menghadirkan laptop gaming di pasaran dengan desain yang keren dan juga spesifikasi yang tinggi, ternyata akhirnya peluang inilah yang menggiurkan bagi pihak ASUS yang dengan segala upaya mencoba mengembangkan industri laptop gaming berdesain ala ASUS namun ingin bersaing dengan begitu banyak saingannya di luar sana. Maka dengan tekad tersebut, ASUS akhirnya lahirkan G60 sebagai laptop gaming. Ingin tau lebih lanjut mengenai jenis laptop gaming yang satu ini?
Tentu saja dari segi desain, kita lihat warna putihnya mengingatkan kita dengan nuansa Eee PC, namun tentu dengan ukuran yang jauh berbeda dan dengan nuansa yang lebih kuat dan ASUS sendiri menyebut G60 sebagai ‘Republic of Gamers’ yang kalau dilihat-lihat jenisnya memang tak terlalu berbeda dari model G50 yang untuk pertama kalinya memperkenalkan laptop gaming besutan ASUS. Mencoba memberikan kepuasan lebih bagi para penggemar game, G60 ini dirancang dengan layar yang cukup besar yaitu sekitar 16 inchi, ukuran ini tentu saja lebih besar dibandingkan generasi yang ada sebelumnya yang berukuran 15.4 inchi. Laptop ini sendiri diatur resolusinya menjadi 1.920 x 1.080 px. Bagaimana dengan isi dalam dari laptop gaming ini?
Untuk menunjang kebutuhan dan keinginan Anda bermain game, laptop gaming ini dibundel dengan processor canggih Core 2 Quad yang bisa dikatakan 2 kali lebih canggih dan lebih cepat dibandingkan Core 2 Duo. Selain itu, digunakan juga 4GB DDR3 RAM. Untuk daya kapasitas tampung laptop ini sangat tinggi sekali yaitu hingga 1TB dimana dibagi menjadi 2 hard drive, tentunya kapasitas sebesar ini membuat Anda dapat menampung apa saja yang Anda inginkan. Sedangkan untuk segi grafis, digunakanlah GeForce GTX 260M, serta ada juga Blu-ray. Tentu Anda menyebut laptop gaming ini sebagai laptop ASUS yang sangat canggih sekali? Tergiur untuk memilikinya?
Sayang sekali tak dijelaskan secara rinci kapan laptop ini akan segera dirilis oleh pihak ASUS, namun dari kabar yang beredar nantinya laptop ini akan dipasarkan di kisaran harga 1.500 – 2.500 USD (sekitar 15 juta – 25 juta rupiah). Dan diperkirakan nantinya laptop ini akan pertama kali diperkenalkan di Inggris pada bulan September 2009 mendatang. Bagaimana dengan di Indonesia? Bersabarlah.